CARA RAIH BEASISWA LEWAT ESAI

CARA RAIH BEASISWA


Kini banyak sekali beasiswa yang ditawarkan untuk bisa studi di luar negeri. Syaratnya, kecuali mampu berbahasa inggris, juga mampu menulis esai. Bagaimana kiat yang tepat agar esai yang kita tulis lolos seleksi dan kita bisa menimba ilmu di luar negeri? Berikut Spoweck berikan beberapa petunjuk.

1. Sesuaikan dengan Tema
Misalnya, kita mengajukan beasiswa yang berkaitan dengan fashion, maka dalam berkas lamaran, perlu kita cantumkan daftar berbagai kegiatan fashion yang pernah kita ikuti dan pastikan esai yang kita tulis memberi kesan kita brilyan atas jurusan yang telah kita pilih. Jangan lupa, cantumkan juga alasan kenapa kita menginginkan studi tersebut.

2. Jeli Menjawab Pertanyaan
Dalam banyak kasus, pertanyaan esai hanya batu loncatan bagi para juri untuk mengetahui alasan yang sesungguhnya mengapa kita ingin mendapatkan beasiswa tersebut.
Misal, sebuah organisasi yang memberikan beasiswa di bidang kesehatan masyarakat, kemungkinan akan mengajukan pertanyaan, "Mengapa Anda tertarik mempelajari bidang studi kesehatan masyarakat?"
Sebenarnya, pertanyaan dasar yang mereka ajukan adalah, "Mengapa Anda merasa sebagai kandidat terbaik untuk mendapatkan beasiswa kami?"
Dalam persaingan untuk memenangkan beasiswa, kamu harus berkompetisi dengan kandidat yang memiliki latar belakang dan tujuan yang sama. Nah, manfaatkan jawabanmu untuk membuktikan bahwa kamulah yang paling layak menerima beasiswa mereka.

3. Ceritakan Tentang Dirimu
Kecuali penjelasan tentang alasanmu ingin memenangkan beasiswa, perlu juga menceritakan sesuatu tentang dirimu sendiri.
Namun jangan terlalu detil dan jangan terlalu berpanjang ria. Uraikan singkat saja, paling panjang sekitar 1000 kata. Ceritakan hal yang bisa menjadi nilai plus buatmu, misalnya pengalamanmu saat terlibat dalam kegiatan sosial yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

4. Ada Gairah Dalam Tulisanmu
Kalau ingin gol dalam meraih beasiswa, esai yang kamu kirimkan harus berbeda dengan esai yang biasa kamu tulis sebagai tugas kuliah. Esai yang ini harus sesuai dengan minatmu. Ketika seseorang menuliskan hal yang memang sangat diminatinya, maka gairah akan topik yang disukainya bakal mengalir dalam tulisannya.
Karenanya penting sekali pemilihan topik ini. Pilihlah topik tentang hal yang sangat kamu sukai atau menjadi minatmu. Lalu lihat hasilnya.

5. Beda & Berjiwa
Banyak esai yang bagus namun ternyata tersisihkan karena tidak 'berjiwa'. Tidak ada sesuatu yang menggugah. Apa yang dituliskannya adalah hal yang lumrah dinyatakan oleh orang lain dan menjadi pendapat yang umum. Misalnya saja, 'Meraih cita-cita harus dengan kerja keras.'
Coba buatlah yang beda. Tuliskan pengalamanmu sendiri tentang hal itu. Apa yang kamu alami dan bagaimana kamu mengatasi semua problem yang ada hingga cita-cita yang kamu dambakan bisa diraih. Cerita ini lebih mengesankan para juri karena memiliki 'jiwa' dan 'hidup'.

6. Ada Keunikan
Esai yang unik juga akan menjadi perhatian para juri. Unik disini artinya beda dengan pengirim esai yang lain. Misalnya, menulis topik yang bukan sedang dibicarakan orang. Misalnya untuk bidang interior. Ketika penulis esai lainnya menuliskan tentang wallpaper, cat dinding serta aksesoris interior lainnya, si pemburu beasiswa ini menghindari hal itu.
Dia memilih menuliskan tentang 'space' dengan topik pentingnya sebuah tanaman dalam dekorasi interior dan arsitektur. Keunikan penulisan inilah yang membuat ia beruntung mendapatkan beasiswa yang diincarnya.

7. Harus Ada Pernyataan Inti
Pastikan esai yang kamu tulis memiliki poin yang jelas. Hal ini sering diabaikan oleh para pengejar beasiswa. Harus ada ide sentral yang dipahami oleh pembaca. Untuk mengeceknya dengan cara sederhana, coba jabarkan inti esaimu itu dalam satu kalimat saja. Kalau hal ini tak bisa kamu lakukan, bisa jadi poin utama dari esaimu ini belum cukup jelas bagi pembaca. Atau malahan, tidak ada poin utamanya. Nah, coba rapikan lagi.

8. Tuliskan Prestasimu
Untuk memenangkan beasiswa memang perlu trik dan kepiawaian tersendiri. Dan yang tak boleh ditinggalkan, berilah kesan bahwa kamu adalah kandidat terbaik yang layak mereka biayai. Karenanya, selalu sertakan catatan prestasi, aktivitas, bakat, dan berbagai penghargaan yang pernah kamu raih. Hal inilah yang menjadi bukti bahwa kamulah kandidat yang terbaik. Gunakan esaimu untuk turut menjelaskannya.   





































 

 


3 komentar:

Wah, beasiswa ya? Persaingannya tentu sangat ketat ya. Tapi tetap harus optimis. Terima kasih infonya gan :)

oh begini caranya mudah mudahaan nti ane bsa lulus beasiswa :D

Mas Vendy said...

ohh gitu gan . thank's ya . bisa d coba ilmunya . terus share share pengalamanya ya .

Random Post