MENGUSIR BAD MOOD

"I always try to be joyful and proactively benign to the people. By doing so everyday, people have no control at all over my mood"
-Toba Beta, Betelgeuse Incident: Insiden Bait Al-Jauza

Tak ada seorang pun yang mampu menjalani hidup panjang umur dan sehat sejahtera tanpa diiringi keinginan kuat dari dirinya untuk menjaga mood-nya. Sayangnya, sering kali mood kita justru terombang ambing dan membuat hidup terasa menekan.
Bad mood tak hanya membuat penampilan fisik secara keseluruhan terlihat kuyu. Ia juga menularkan energi negatif pada orang sekitar (termasuk pasangan) dan menurunkan kekebalan tubuh yang ujung-ujungnya mengarah pada meningkatnya resiko terserang berbagai penyakit. Berikut kiat-kiat yang dianjurkan untuk meningkatkan mood, spirit, keintiman dengan pasangan sekaligus derajat kesehatan kita.

Tertawalah
Terapi tertawa bagi kesehatan yang dipelopori oleh Norman bersaudara pada dasarnya menjadi kebutuhan nyata bagi kita semua. 
Riset membuktikan bahwa tertawa dan perasaan bahagia secara alami akan meningkatkan berbagai fungsi ketahanan tubuh, terutama dalam memproduksi sel-sel pembunuh. Ini berarti membantu tubuh lebih mampu bertahan menghadapi serangan berbagai penyakit dan kemungkinan penyebaran kanker.
Tertawa juga terbukti meningkatkan pelepasan endorphin, sejenis komponen di otak yang membuat kita merasa senang. Tak perlu diragukan lagi, mereka yang menjalani hidupnya dengan perasaan gembiraakan bertahan hidup lebih lama dan juga jauh lebih sehat dibandingkan mereka yang bersikap sebaliknya.
Jadi, sempatkan waktu untuk membaca komik favorit, menyaksikan tayangan komedi, dan tertawalah sesering mungkin.

Konsumsi Asam Amino
Konsumsi asam amino ternyata juga amat diperlukan untuk membantu membantu memperbaiki kondisi fisik otak. Ketidakseimbangan zat-zat gizi atau bahkan kekurangan asupan asam amino terbukti akan memunculkan perasaan buruk alias bad mood.
Tak heran kalau banyak yang memanfatkan suplemen dengan kandungan asam esensial ini. Terutama suplemen dari bahan-bahan alami yang diyakini mampu mengendalikan mood sekaligus memperbaiki sel-sel di otak yang aus agar sehat kembali.
Salah satu yang dijadikan pilihan adalah suplemen SAMe (S-adenosyl-L-methionine) yang diproduksi dari methionine. Ini adalah sejenis asam amino yang memainkan peran penting dalam produksi neurotransmitter yang membuat seseorang merasa senang, yakni serotonin dan dopamine.
Dalam serangkaian penelitian, SAMe terbukti ampuh saat diberikan kepada mereka yang mengalami depresi namun tidak memperlihatkan hasil menggembirakan saat mendapat terapi konvensional berupa pemberian antidepresan.
untuk memaksimalkan kerja SAMe, sebaiknya konsumsi suplemen ini dibarengi dengan konsumsi vitamin B6 dan B12 yang antara lain bekerja merawat serabut-serabut saraf di otak.

Nikmati Sentuhan
Sentuhan kasih yang ditunjukkan seseorang terbukti meningkatkan produksi endorphin, hormon pertumbuhan maupun DHEA. ketiga senyawa ini secara bersama-sama dapat memperpanjang usia harapan hidup sekaligus menurunkan imbas negatif dari stres yang dialami.
Dari berbagai penelitian terhadap para pasien, disimpulkan bahwa mereka yang secara teratur mendapat sentuhan kasih lebih cepat sembuh dari sakit yang dideritanya ketimbang sesama pasien yang sama sekali tidak pernah mendapat sentuhan kasih.
Jadi, jangan kelewat pelit untuk memberi sentuhan kasih berupa pelukan ataupun tepukan lembut di pundak kepada orang-orang yang kita kasihi. Selanjutnya, nikmati perbaikan mood yang dirasakan kedua belah pihak, yakni si pemberi sentuhan maupun yang mendapat sentuhan. 

Tingkatkan Hormon Awet Muda 
Supaya senantiasa terlihat awet muda, tak perlu membanjiri tubuh dengan menelan aneka pil mahal yang diklaim memiliki khasiat istimewa. Pasalnya, semua modal tadi sudah tersimpan dalam tubuh kita sendiri, tinggal bagaimana kita mengoptimalkannya.
Riset sudah membuktikan bahwa melakukan lompat jongkok yang berperan dalam menguatkan otot-otot kaki merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kembali mood yang sedang down. Sejuta manfaat serupa juga bisa didapat dari latihan beban, gerakan menekuk lutut, push up dan mendayung yang sekaligus akan melatih kekuatan otot-otot tubuh bagian bawah maupun bagian atas.

Bernapaslah Dengan Benar
Boleh jadi selama ini kita tidak pernah peduli apakah kita sudah bernapas dengan benar atau belum. Padahal bernapas dengan benar pegang peran amat penting untuk membuang toksin dan zat-zat sampah dari tubuh. Kita diperkirakan hanya membuang sekitar 30% toksin dan zat-zat sampah tersebut dari dalam tubuh melalui usus besar dan saluran kemih. Sementara sisanya seharusnya terbuang lewat sistem pernapasan.
Terkait dengan fungsi vital tadi, bernapas jelas bermanfaat untuk menjernihkan pikiran, melipatgandakan energi, dan meningkatkan mood. Setiap hari cobalah latihan bernapas secara dalam, perlahan dan berirama. Latihan ini bisa juga dilakukan sambil melakukan gerakan-gerakan senam yang menyatukan pikiran dan tubuh, seperti tai chi, yoga, qigong dan meditasi.

Hiruplah Wewangian 
Riset menunjukkan kalau aroma memberi dampak langsung pada tubuh dan pikiran. Ketika olfactory/syaraf-syaraf penciuman yang berada dalam hidung tersimulasi lewat aroma, sistem limbik di otak yang berhubungan dengan ingatan dan mood pun jadi aktif bekerja.
Konsep kerja inilah yang kemudian diterapkan pada aromaterapi, yakni tradisi kesehatan alami yang memanfaatkan daya penyembuhan dari tumbuh-tumbuhan yang memiliki aroma tajam.
Aromaterapi merekomendasikan penanganan depresi dengan menggunakan bunga melati dan kayu putih karena keduanya memberi efek menyegarkan, serta aroma buah anggur untuk meningkatkan kewaspadaan dan kegembiraan. Tinggal oleskan minyak-minyak esensial yang dipilih ke pelipis, tengkuk, atau titik-titik akupresur. Pilihan lain, masukan minyak esensial ke dalam rebusan air kemudian hiruplah uapnya melalui hidung anda. 

Nikmati Indahnya Bunga
Inilah alasan mengapa bunga sudah sejak lama diyakini sebagai salah satu metode penyembuhan tradisional. Aneka warna helai bunga memiliki kekuatan tersendiri yang mempengaruhi mood. Bunga terbukti dapat meningkatkan mood pasien dan bahkan dapat memerangi stres. 
Dalam sebuah studi, para relawan diminta untuk menyelesaikan soal selama 5 menit. Mereka yang duduk disamping buket bunga ternyata bisa lebih rileks hingga bisa lebih cepat menyelesaikan tugasnya dengan hasil yang lebih baik dibanding relawan lain yang duduk dekat tanaman tanpa bunga.


















2 komentar:

Donna Parfum said...

it is hard bringing back my mood lately thx for the article

septy said...

memang mengembalikan mood itu perlu suasana yg menyenangkan, kondisi tubuh yg sehat dan kondisi keuangan jg tentunya sehat jg..

Random Post